Miyu Yamashita Juara CPKC Women’s Open 2026, Menang Wire-to-Wire dengan Rekor LPGA

Edmonton, Kanada – Pegolf asal Jepang Miyu Yamashita tampil dominan untuk menjuarai CPKC Women’s Open 2026 di Royal Mayfair Golf Club. Yamashita memimpin sejak putaran pertama hingga akhir turnamen dan menutup pekan dengan kemenangan spektakuler sembilan pukulan.
Yamashita mengawali putaran final dengan keunggulan enam pukulan setelah mencatat total 19-under par dalam tiga putaran. Alih-alih mendapat tekanan dari para pesaing, pegolf Jepang berusia 25 tahun itu justru kembali tampil solid dan mencatat 4-under 66 pada hari terakhir. Hasil tersebut membuatnya finis dengan total 23-under par 257 dari 72 hole.
Menang Wire-to-Wire
Salah satu hal paling mengesankan dari kemenangan Yamashita adalah konsistensinya. Ia berhasil mempertahankan posisi teratas selama empat putaran dan tidak pernah kehilangan kendali atas turnamen.
Pada putaran ketiga, Yamashita bahkan memperlebar keunggulannya menjadi enam pukulan setelah mencatat skor 19-under par. Kondisi tersebut membuat para pesaing harus tampil nyaris sempurna pada final round jika ingin mengejar sang pemimpin. Namun, Yamashita tetap tenang dan mampu menyelesaikan turnamen dengan keunggulan yang sangat besar.
Samai Rekor Skor 72 Hole LPGA
Total 257 pukulan atau 23-under par yang dibukukan Yamashita bukan sekadar membawa trofi. Catatan tersebut membuatnya menyamai rekor skor 72-hole terendah dalam sejarah LPGA Tour. Pencapaian ini semakin mempertegas dominasi Yamashita sepanjang turnamen.
Kemenangan di Edmonton juga menjadi gelar LPGA Tour keempat dalam karier Yamashita dan kemenangan keduanya pada musim 2026. Sebelumnya, ia telah meraih kemenangan di Meijer LPGA Classic pada Juni. Yamashita juga memiliki dua gelar pada musim 2025, termasuk Women's British Open dan Maybank Championship.
Yuri Yoshida Jadi Runner-Up
Pegolf Jepang lainnya, Yuri Yoshida, menjadi pesaing terdekat Yamashita. Yoshida menutup turnamen dengan skor 14-under par dan finis sebagai runner-up, namun tetap terpaut sembilan pukulan dari sang juara.
Sementara itu, Sung Young Kim dari Korea Selatan berada di posisi ketiga dengan 13-under par. Pegolf Kanada Anna Huang menjadi pemain Kanada dengan posisi terbaik setelah finis di posisi T4 dengan skor 12-under par.
Brooke Henderson Gagal Pertahankan Gelar
Juara bertahan sekaligus salah satu favorit tuan rumah, Brooke Henderson, harus puas finis di posisi T13 dengan total 7-under par. Henderson sebelumnya memenangkan CPKC Women’s Open 2025 untuk kedua kalinya dan memasuki edisi 2026 sebagai salah satu pemain yang paling mendapat perhatian publik Kanada.
Meski gagal mempertahankan gelarnya, Henderson tetap menjadi bagian dari pekan yang bersejarah bagi golf Kanada. Anna Huang tampil sebagai pemain Kanada terbaik, sementara Aphrodite Deng finis di posisi T7 dengan 11-under par dan kembali menjadi low amateur untuk tahun kedua berturut-turut.
Hadiah US$412.500
CPKC Women’s Open 2026 menyediakan total hadiah sebesar US$2,75 juta. Sebagai juara, Yamashita mendapatkan hadiah utama sebesar US$412.500, atau 15 persen dari total purse turnamen. Ia juga memperoleh 500 poin Race to the CME Globe serta tambahan poin untuk Rolex Women’s World Golf Ranking.
Kemenangan di Royal Mayfair menjadi salah satu penampilan paling dominan Yamashita di LPGA Tour. Dengan kemenangan wire-to-wire, margin sembilan pukulan, serta catatan 23-under par yang menyamai rekor LPGA, Miyu Yamashita menutup CPKC Women’s Open 2026 dengan sebuah pernyataan besar: dirinya kini menjadi salah satu kekuatan utama dalam persaingan golf wanita dunia.
